Diberdayakan oleh Blogger.

Laman

Kontak

(DTB + Bima)
Handphone :
087882483889
081313709313
085778173707

TUKAR LINK PROMOSI (klik iklan yg ingin dilihat)

Senin, 27 Desember 2010

Puasa dan Pahala yang Berlipat Ganda

Puasa dan Pahala yang Berlipat Ganda , Allah SWT telah mengecualikan puasa dari semua amal kebaikan yang berlipat-ganda pahalanya; semua amal kebaikan akan dilipat-gandakan menjadi sepuluh hingga 700 kali-lipat, lain halnya dengan puasa, pelipat-gandaan pahalanya tidak hanya sebatas bilangan di atas, melainkan Allah SWT akan melipatgandakan pahalanya dengan kelipatan yang tak terhingga banyaknya, karena puasa termasuk perbuatan sabar, sedangkan Allah SWT berfirman, "… Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas." (39: 10). Dan karena inilah disebutkan dalam sebuah hadis bahwa Nabi saw menamakan bulan Ramadhan dengan bulan sabar dan dalam hadis lain Nabi saw bersabda, "Puasa adalah setengah dari kesabaran." (HR al-Tirmizi).

Sabar terdiri dari tiga macam:
1. Sabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah SWT.
2. Sabar dalam menjauhi segala hal yang diharamkan Allah SWT.
3. Sabar terhadap taqdir atau ketentuan Allah SWT yang menyakitkan.

Puasa dan Pahala yang Berlipat Ganda, Ketiga macam sabar ini berkumpul menjadi satu dalam ibadah puasa, karena dalam berpuasa dituntut untuk sabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah SWT, sabar dalam menjauhi segala hasrat yang diharamkan oleh Allah SWT atas orang yang berpuasa dan sabar terhadap konsekuensi yang diterima oleh orang yang berpuasa, baik itu berupa perihnya rasa lapar dan dahaga, maupun lemah/letih yang dirasakan oleh jiwa dan raga. Rasa pedih yang timbul dari amal ketaatan ini akan membuahkan pahala bagi orang yang melaksanakannya.

Ada beberapa faktor yang membuat pahala amal kebaikan dilipat-gandakan, di antaranya:
- Kemuliaan tempat dilakukannya amal perbuatan, seperti tanah haram, oleh karena itu melakukan shalat di Masjidil Haram, Mekah dan masjid Nabawi, Madinah, akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah, sebagaimana Nabi saw bersabda, "Salat satu rakaat di masjidku ini (masjid Nabawi) lebih baik daripada salat seribu rakaat di masjid manapun selain masjidil haram." (HR Bukhari dan Muslim).
- Kemuliaan waktu pelaksanaan (ibadah) seperti bulan Ramadhan, sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah. Nabi saw bersabda, "Barang siapa melakukan satu ibadah sunah pada bulan Ramadhan, maka ia seperti orang yang melaksanakan ibadah wajib pada selain bulan Ramadhan. Dan barang siapa melaksanakan ibadah wajib pada bulan Ramadhan, maka ia seperti orang yang melaksanakan 70 ibadah wajib pada selain bulan Ramadhan." (HR Ibnu Khuzaimah).

Jika puasa itu sendiri dilipatgandakan pahalanya dibandingkan dengan amal kebaikan lainnya, maka puasa di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan lagi dibandingkan puasa pada waktu lain. Hal ini karena ia dilakukan pada waktu yang mulia (bulan Ramadhan) dan ia merupakan puasa yang diwajibkan Allah SWT atas hamba-hambaNya serta menjadikannya sebagai salah satu rukun Islam.

Tidak ada komentar:

Followers

Jadwal Sholat

Prayer Times For 6 Million Cities Worldwide
Country:

Translate

SPONSOR

SOLUSI MENDAPATKAN UANG RATUSAN JUTA
DALAM HITUNGAN HARI
Keajaiban Shadaqah


KLIK DISINI:

KIU - KICK

BISNIS ONLINE
YANG DAPAT MELUNASI
LILITAN HUTANG RATUSAN JUTA
 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by HARI YANG CERAH