Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

Histats

Minggu, 14 Agustus 2011

Kegelisahan jiwa Nabi Muhammad

Kegelisahan jiwa Nabi Muhammad, Muhammad lahir di Mekkah pada tanggal 12 Rabiul Awwal tahun pertama dari Tahun Gajah, yakni pada tahun 570 Masehi. Muhammad itu dari keluarga Hasyim dalam lingkungan sukubesar Kurais. Suku itu termulia di Arabia, karena silsilah turunannya berasal dari Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim.

Kegelisahan jiwa Nabi Muhammad, Bapanya, Abdullah bin Abdilmuthalib bin Hasyim, wafat sewaktu Muhammad masih dalam kandungan ibunya, Aminah binti Abuzuwaib dari sukubesar Auss di Yatsrib, wafat sewaktu dia berusia tujuh tahun. Muhammad itu menjadi yatim piatu. Iapun dipungut dan dipelihara oleh kakeknya, Abdulmuthalib bin Hasyim ; tetapi kakeknya itupun wafat sewaktu Muhammad berusia delapan tahun. Iapun dipungut dan dipelihara oleh pamannya, Abuthalib bin Abdilmuthalib.

Muhammad itu bermakna : Terpuji. Nama itu diberikan oleh kakeknya Abdulmuthalib sewaktu dia masih bayi, karena perawakan bayi itu tampak cantik, seperti perawakan bapanya Abdullah.

Kebetulan sekali, demikian Robert Ernest Hume, Ph. D. di dalam karyanya The World's Living Religions edisi 1930 halaman 221, bahwa PARACLETE di dalam sabda Jesus Keristus, yang dinubuwatkannya akan datang kelak seperti termuat di dalam Injil Yahya, 14: 16, 26; 16:7, 13, 14 bermakna TERPUJI di dalam bahasa Grik. Tetapi sebutan Paraclete di dalam bahasa Grik itu, menurut salinan Alkitab (Holy Bible) kedalam bahasa Indonesia telah dirubah pengertiannya menjadi: Penghibur Pada lain ayat dirubah pengertiannya dengan : Rohulkudus. (Lihat : Alkitab, edisi Lembaga Alkitab Indonesia tahun 1963 halaman 148. 150).

Moyangnya yang bernama Hasyim bin Abdimanaf bin Qushai menciptakan satu tradisi baru bagi sukubesar Kurais di Mekkah, yaitu pemberangkatan kafilah-kafilah dagang ke Utara (Masir, Palestina, Syria, Mesopotamia, Ctesiphon ibukota imperiurn Parsi) pada setiap musim panas (al-Shaif), dan pemberangkatan kafilah-kafilah dagang ke Selatan (Yaman, Hadramaut, Ethiopia) pada setiap musim dingin (al-Syitak).

Muhammad setelah remaja sering ikut dengan pamannya, Abuthalib bin Abdilmuthalib, dalam pemberangkatan-pemberangkatan kafilah dagang itu. Menjelang usia duapuluh lima tahun telah memimpin kafilah dagang sendiri, yang dibiayai oleh seorang janda-hartawan bernama Khadijah binti Khuwailid Al-Asadi. Janda hartawan itu tertarik kepada Muhammad dan akhirnya Muhammad kawin dalam usia duapuluhlima tahun.

Perawakannya yang memikat mata, sikap hidupnya yang tertib, pembawaannya yang membangkitkan hormat, apalagi tidak pernah dikenal berdusta oleh siapapun, menyebabkan Muhammad itu dipanggilkan oleh penduduk Mekkah dewasa itu dengan : Al-Amin (yang Jujur).

Pada suatu kali terjadi sengketa sengit antara Empat Keluarga Termulia di dalam sukubesar Kurais sewaktu berlangsung perbaikan Bait Allah (Ka'abah) di kota Mekkah. Hujan lebat di Mekkah menyebabkan banjir besar dan Bait Allah runtuh hingga harus diperbaiki. Sengketa itu timbul disebabkan memperebutkan hak lstimewa untuk mengangkat dan menempatkan Hajr al-Aswad kembali pada sudut dinding Bait Allah itu. Ikhtiar berbagai pihak untuk meredakannya tiada berhasil. Paling akhir para pemuka Empat Suku Termulia itu sepakat untuk ber-Tahkim (arbitrasi) kepada seorang muda yang selama ini dipang- gilkan dengan : Al Amin.

Ternyata orangmuda itu betul-betul bijaksana sekali. Iapun membentangkan serban yang dikenakannya dan meletakkan Hajr al-Aswad keatasnya dan meminta wakil keempat Suku Termulia itu untuk memegang setiap sudut serban itu dan mengangkatnya ke dekat Bait Allah, dan disitu, iapun menaruhkannya pada tempatnya semula di sudut dinding Bait Allah. Segala pihak merasakan puas, dan pihak umum merasakan lega, karena sengketa kehormatan suku (clan) serupa itu bisa berakibat perang suku dan hal itu dapat dicegah.

Tidak ada komentar:

Followers

Jadwal Sholat

Prayer Times For 6 Million Cities Worldwide
Country:

Translate

timeline

Bisnis




 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by HARI YANG CERAH