Diberdayakan oleh Blogger.

Kontak

Handphone :

Kontak Phone : 085774557493
Sms : 089657837178


WhatsApp

WhatsApp

PIN

PIN

ALTEKINDO

ALTEKINDO
Businessman - Marketeer - Blogger - Trader - Bitcoiner

Histats

Sabtu, 28 April 2012

Koloid Liofil dan Koloid Liofob


Koloid Liofil dan Koloid Liofob
1. Koloid Liofil
Koloid Liofil adalah koloid yang mengadsorbsi cairan, sehingga terbentuk selubung di sekeliling koloid.

Contoh: agar-agar.

2. Koloid Liofob
Koloid Liofob adalah kolid yang tidak mengadsorbsi cairan. Agar muatan koloid stabil, cairan pendispersi harus bebas dari  elektrolit dengan cara dialisis, yakni pemurnian medium  pendispersi dari elektrolit.


Emulasi
Emulasi adalah kolid cairan dalam medium cair. Agar larutan kolid stabil, ke dalam koloid biasanya ditambahkan  emulsifier, yaitu zat penyetabil agar koloid stabil. Contoh: susu  merupakan emulsi lemak di dalam air dengan kasein sebagai  emulsifier.


Kestabilan Koloid
a. Banyak koloid yang harus dipertahankan dalam bentuk koloid   untuk          penggunaannya. Contoh: es krim, tinta, cat. Untuk itu digunakan koloid lain yang dapat membentuk lapisan di sekeliling  koloid tersebut. Koloid lain ini disebut koloid pelindung. Contoh:  gelatin pada sol Fe(OH)3.


b.Untuk koloid yang berupa emulsi dapat digunakan emulgator     yaitu zat yang  dapat tertarik pada kedua cairan yang membentuk emulsi Contoh: sabun deterjen sebagai emulgator dari emulsi   minyak dan air.


Pemurnian Koloid
Untuk memurnikan koloid yaitu menghilangkan ion-ion yang  mengganggu kestabilan koloid, dapat dilakukan cara dialisis  Koloid yang akan dimurnikan dimasukkan ke kantong yang terbuat dari selaput semipermeabel yaitu selaput yang hanya dapat dilewati partikel ion saja dan tidak dapat dilewati molekul koloid.

Contoh: kertas perkamen, selopan atau kolodion. Kantong koloid dimasukkan ke dalam bejana yang berisi air mengalir, maka ion- ion dalam koloid akan keluar dari kantong dan keluar dari bejana dan koloid tertinggal dalam kantong.

Proses dialisis akan di percepat jika di dalam bejana diberikan arus listrik yang disebut elektro dialisis.

Proses pemisahan kotoran hasil metabolisme dari darah oleh ginjal termasuk proses dialisis. Maka apabila seseorang menderita gagal ginjal, orang tersebut harus menjalani “cuci darah” dengan  mesin dialisator di rumah sakit. Koloid juga dapat dimurnikan  dengan penyaring ultra.

Tidak ada komentar:

Followers

Jadwal Sholat

Prayer Times For 6 Million Cities Worldwide
Country:

Translate

timeline

Chat


Bisnis




SPONSOR

 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by HARI YANG CERAH