Diberdayakan oleh Blogger.

Kontak

Handphone :

Kontak Phone : 085774557493
Sms : 089657837178


WhatsApp

WhatsApp

PIN

PIN

ALTEKINDO

ALTEKINDO
Businessman - Marketeer - Blogger - Trader - Bitcoiner

Histats

Sabtu, 19 Januari 2013

Pengertian Motivasi Belajar


Pengertian Motivasi Belajar, Berbicara mengenai motivasi, berkaitan dengan pencapaian tujuan dan juga pemenuhan kebutuhan. Kata motivasi berasal dari kata motif, secara morfologi, pengertian motif dan motivasi sebagai berikut: “Motif adalah kata benda yang artinya pendorong, sedangkan motivasi adalah kata kerja yang artinya mendorong.

Pengertian Motivasi Belajar, Sardiman membedakan pengertian motif dan motivasi sebagai berikut: Motif adalah daya upaya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Motif dapat dikatakan sebagai daya penggerak dari dalam diri dan didalam subjek untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi mencapai suatu tujuan. Sedangkan motivasi diartikan sebagai daya penggerak yang telah menjadi aktif. Motivasi dapat juga dikatakan sebagai serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu, sehingga seseorang mau dan ingin melakukan sesuatu. 

Motivasi adalah perubahan energi dalam diri (pribadi) seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan.

Di dalam perumusan ini kita dapat lihat, bahwa ada tiga unsur yang saling berkaitan, yaitu sebagai berikut:
a. Motvasi dimulai dari adanya perubahan energi dalam pribadi. Perubahan-perubahan dalam motvasi timbul dari perubahan-perubahan tertentu didalam sistem neuropisiologis dalam organisme manusia, misalnya karena terjadi perubahan dalam sistem pencernaan maka timbul motif lapar. Tapi ada jug perubahan energi yang tidak diketahui.

b. Motivasi ditandai dengan timbulnya perasaan offective arousal. Mula-mula merupakan ketegangan psikologis, lalu merupakan suasana emosi. Suasana emosi ini menimbulkan kelakuan yang bermotif. Perubahan ini mungkin bisa dan mungkin juga tidak, kita hanya dapat melihatnya dalam perbuatan. Seorang terlibat dalam suatu diskusi, karena dia merasa tertarik pada masalah yang akan dibicarakan maka suaranya akan timbul dan kata-katanya dengan lancar dan cepat akan keluar.

c. Motivasi ditandai dengan reaksi-reaksi untuk mencapai tujuan. Pribadi yang bermotivasi mengadakan respon-respon yang tertuju ke arah suatu tujuan. Respon-respon itu berfungsi mengurangi ketegangan yang disebabkan oleh perubahan energi dalam dirinya. Setiap respons merupakan suatu langkah ke arah mencapai tujuan, misalnya si A ingin mendapat hadiah maka ia akan belajar, mengikuti ceramah, bertanya, membaca buku, dan mengikuti tes.

Menurut Miftah Thoha pembahasan mengenai motivasi berkaitan dengan pencapaian tujuan dan juga pemenuhan kebutuhan. Pada dasarnya motivasi dipelajari untuk menyelaraskan antara tujuan, kebutuhan dan perilaku dalam hidup siswa. Perilaku seseorang pada dasarnya ditentukan oleh keinginan, kebutuhan, dorongan, gerak hati dalam diri seseorang yang diarahkan pada tujuan. Keinginan ini akan mendorong seseorang berperilaku dan dorongan inilah yang disebut dengan motivasi. 

Selanjutnya Hasibuan mengatakan “motivasi adalah pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan seseorang agar mereka mau bekerja sama, bekerja efektif dan berintegrasi dengan segala daya upayanya untuk mencapai suatu kepuasan”. 

Sebagai seorang guru sebenarnya sangat menyadari pentingnya motivasi didalam membimbing belajar siswa. Berbagai macam teknik, misalnya kenaikan tingkat, penghargaan, peran-peran kehormatan, piagam-piagam, prestasi, pujian dan celaan telah dipergunakan untuk mendorong siswa agar semangat dalam belajar

Belajar adalah syarat mutlak untuk menjadi pandai dalam segala hal, baik dalam bidang ilmu pengetahuan maupun keterampilan atau kecakapan. Belajar juga merupakan suatu perubahan tingkah laku. Perubahan itu dapat mengarah kepada tingkah laku yang lebih buruk.

Sehubungan dengan hal diatas, Usman mengemukakan lima cara dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, yaitu : (1) kompetisi, guru berusaha menciptakan persaingan diantara siswa untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil belajar yang telah dicapai sebelumnya; (2)pace making, menyampaikan tujuan pembelajaran yang jelas kepada siswa sehingga terarah dalam mengikuti pembelajaran; (3)

kesempurnaan untuk suskses, kesuksesan dapat menimbulkan rasa puas, kesenangan, dan kepercayaan terhadap diri sendiri sedangkan kegagalan akan membawa efek yang sebaliknya. Dengan demikian, guru hendaknya banyak memberikan kesempatan kepada siswa untuk meraih sukses dengan usaha sendiri, tentu saja dengan bimbingan guru; (4) minat yang besar, motivasi akan timbul jika individu memiliki minat yang besar. Minat ini diupayakan dengan melakukan model pembelajaran berdasarkan pemecahan masalah; dan (5) mengadakan penilaian atau tes, pada umumnya semua siswa mau belajar dengan tujuan memperoleh nilai yang baik. 

Motivasi belajar merupakan kekuatan (power motivation), daya pendorong (driving force), atua alat pembangunan kesediaan dan keinginan yang kuat dalam diri peserta didik untuk belajar secara aktif, kreatif, efektif, inovatif, dan menyenangkan dalam rangka perubahan perilaku, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor. 

Secara konseptual, motivasi berkaitan erat dengan prestasi atau perolehan belajar. Pembelajar yang tinggi motivasinya, umumnya baik perolehan belajarnya. Sebaliknya pembelajar yangrendah motivasinya, rendah pula perolehan belajarnya. Demikian juga pembelajar yang sedang-sedang saja motivasinya pada umumnya perolehan belajarnya juga sedang-sedang saja. Tingginya motivasi dalam belajar berhubungan dengan prestasi belajar. Bahkan pada saat ini, kaitan antara motivasi dengan perolehan atau prestasi ni tidak hanya dalam belajar, ada juga yang mengembangkan motivasi berprestasi atau motivasi belajar ini menjadi motif berkompetensi.

Berkaitan dengan hal diatas, guru bertanggung jawab dalam membangkitkan motivasi dalam diri siswa. Dengan adanya dorongan dari guru, siswa akan termotivasi belajar sehingga pada akhinya diharapkan dapat meningkatkan hasil belajarnya. Salah satu karakteristik keberhasilan seseorang dalam belajar adalah keberhasilan membangun motivasi dalam dirinya sejak awal dan dapat pula dipertahankan selama proses pembelajaran.

Tidak ada komentar:

Followers

Jadwal Sholat

Prayer Times For 6 Million Cities Worldwide
Country:

Translate

timeline

Chat


Bisnis




SPONSOR

 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by HARI YANG CERAH