Diberdayakan oleh Blogger.

Kontak

Handphone :

Kontak Phone : 085774557493
Sms : 089657837178


WhatsApp

WhatsApp

PIN

PIN

ALTEKINDO

ALTEKINDO
Businessman - Marketeer - Blogger - Trader - Bitcoiner

Histats

Sabtu, 19 Januari 2013

SQ3R


SQ3R merupakan salah satu bagian strategi elaborasi, yang penggunaannya untuk membentuk kebiasaan siswa berkonsentrasi dalam membaca, melatih kemampuan membaca cepat, melatih daya peramalan berkenaan dengan isi bacaan dan mengembangkan isi bacaan dan mengembangkan kemampuan membaca secara komprehensif.

Karakteristik model pembelajaran SQ3R adalah sebagai berikut:
a. Siswa berperan aktif dalam pembelajaran
b. Guru sebagai fasilitator dan mediator yang aktif
c. Pembelajaran dibentuk dalam kelompok-kelompok kecil dan guru sebagai pembimbing
d. Siswa diharapkan pada suatu fenomena dan kemudian diminta untuk mensurvei hal-hal pokok yang terdapat dalam fenomena yang dihadapi
e. Siswa menyelidiki makna yang terkandung dalam suatu fenomena atau kejadian dengan berpedoman pada hal-hal pokok yang telah disurvei lebih dahulu. 

Soedarso mengungkapkan, kita akan lebih mudah memahami bacan dan selanjutnya denagn mencoba mengutarakan dengan kata-kata sendiri pokok-pokok pentingnya, kita akan menguasai dan mengingatnya lebih lama. Secara umum metode SQ3R bermanfaat untuk membantu siswa dalam menentukan apakah buku bacaan yang akan dibaca sesuai dengan keperluan atau tidak. Metode ini juga dapat membuat siswa lebih fleksibel dalam  membaca. 

Maksudnya, siswa dapat mengatur kecepatan membaca, karena setiap bagian bacaan, kecepatan membaca yang diperlukan tidak sama. Untuk bagian yang mengandung hal-hal yang baru dan penting, siswa dapat memperlambat kecepatan membacanya. Sebaliknya, bila sampai pada bagian yang kurang relevan dengan kebutuhan siswa, siswa dapat meingkatkan kecepatan membacanya. 

Sistem-sistem yang dipakai untuk mengajarkan cara-cara membaca yang efisien, melalui pendekatan yang membuat kita aktif dan bertujuan dalam menghadapi bacaan. Sistem membaca SQ3R, merupakan sistem membaca yang semakin populer digunakan orang dan merupakan proses membaca yang terdiri dari survey, Question, Read, Recite, Review. Jadi, strategi pembelajaran SQ3R merupakan suatu proses membaca yang terdiri dari lima langkah, yaitu:

1. S – Survey
Survey atau prabaca adalah teknik untuk mengenal bahan sebelum membacanya secara lengkap, dilakukan untuk mengenal organisasi dan ikhtisar umum yang akan dibaca dengan maksud untuk:
1. Mempercepat menangkap arti
2. Mendapatkan abstrak
3. Mengetahui ide-ide yang penting
4. Melihat susunan (organisasi) bahan bacaan tersebut
5. Mendapatkan minat perhatian yang seksama terhadap bacaan, dan 
6. Memudahkan mengingat lebih banyak dan memahami lebih mudah
Dalam langkah pertama ini kita memeriksa halaman-halaman bab yang akan kita pelajari. Kita periksa judul-judul paragraf atau bagiannya, gambar-gambarnya, grafik-grafiknya, diagram-diagramnya, peta-petanya (kalau ada). Semua itu bertujuan untuk memperoleh kesan atau gagasan umum tentang isinya.

2. Q – Question
Bersamaan pada saat survey, ajukan pertanyaan-pertanyaan sebanyak-banyaknya tentang isi bacaan itu, dengan mengubah judul dan subjudul serta sub dari sub judul menjadi suatu pertanyaan. Gunakan kata-kata siapa, apa, kapan, dimana, atau mengapa.

Pada waktu survey buku secara keseluruhan, pertanyaan Anda mungkin terlalu umum, tetapi pada saat survey pada bab ke bab pertanyaan-pertanyaan itu dapat lebih spesifik. Suatu pertanyaan dapat menimbulkan beberapa pertanyaan lain tentang isi secara lebih mendalam. Dengan adanya berbagai pertanyaan itu cara membaca kita menjadi lebih aktif dan lebih mudah menangkap gagasan yang ada daripada kalau hanya membaca asal membaca.

3. R – Red 

Setelah melewati tahap survey dan timbul beberapa pertanyaan yang Anda harapkan akan mendapat jawaban dibacaan yang Anda hadapi, langkah berikutnya adalah: Read, membaca.

Membaca merupakan langkah ketiga, bukan langkah pertama atau satu-satunya langkah untuk menguasai bacaan. Baca tulisan itu bagian demi bagian. Sementara membaca bagian-bagian itu carilah jawaban atas pertanyaan yang Anda bentuk berdasarkan judul-judul bagian atau pertanyaan lain yang muncul sehubungan dengan topik bacaan itu.

Pada tahap ini konsentrasikan pada penguasaan ide pokok serta detail yang penting, yang mendukung ide pokok. Perlambat cara membaca Anda di bagian-bagiana yang penting atau yang Anda anggap sulit dan percepat kembali pada bagian-bagian yang tidak penting atau yang telah Anda ketahui.

Pada tahap membaca ini ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu (1) jangan membuat catatan-catatan. Ini akan memperlambat Anda dalam membaca. Selain itu juga berbahaya, catatan Anda itu bisa jadi hanya merupakan kutipan kata-kata penulisnya saja. (2) Jangan membuat tanda-tanda seperti garis bahwa pada kata maupun frase tertentu, bisa jadi setelah Anda selesai membaca acap kali ternyata Anda salah memilihnya. Kalau ada yang menarik atau Anda anggap penting cukup beri tanda silang di pinggir halaman dulu. Untuk kemudian nanti dapat dicek kembali.

Pada tahap membaca ini, konsentrasikan diri untuk mendapatkan ide pokoknya serta mengetahui detail yang penting

4. R – Recite atau Recall
Setiap selesai membaca suatu bagian, berhentilah sejenak, dan cobalah menjawab pertanyaan-pertanyaan bagian itu atau menyebutkan hal-hal penting dari bab itu. Pada kesempatan itu, Anda dapat juga membuat catatan seperlunya. Jika masih mengalami kesulitan, ulangi membaca bab itu sekali lagi. Sebelum menginjak langkah selanjutnya, pastikan empat langkah ini Anda jalani dengan benar. Sekalipun bahan itu mudah dimengerti, tahap mengutarakan kembali hal-hal penting itu jangan dilewatkan agar tidak mudah kita lupakan.

5. R – Review
Setelah selesai keseluruhan dari apa yang harus dibaca, ulangi untuk menelusuri kembali judul-judul dan subjudul dan bagian-bagian penting lainnya dengan menemukan pokok-pokok penting yang perlu untuk diingat kembali. Tahap ini selain membantu daya ingat dan memperjelas pemahaman juga untuk mendapatkan hal-hal penting yang barangkali kita lewati sebelum ini.

Sesuai dengan jumlah butir yang ada pada SQ3R itu, maka langkah pelaksanaan strategi pembelajaran ini pun terbagi atas lima tahap.

Tidak ada komentar:

Followers

Jadwal Sholat

Prayer Times For 6 Million Cities Worldwide
Country:

Translate

timeline

Chat


Bisnis




SPONSOR

 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by HARI YANG CERAH